Makalah Metabolisme

on Kamis, 09 Desember 2010
Pendahuluan

Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim.
Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Anabolisme/AsimilasI/Sintesis,
yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi.
Contoh : fotosintesis (asimilasi C)

energi cahaya
6 CO2 + 6 H2O ———————————> C6H1206 + 6 02
klorofil glukosa
(energi kimia)

Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.
2. Katabolisme (Dissimilasi),
yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut.
Contoh:
enzim
C6H12O6 + 6 O2 ———————————> 6 CO2 + 6 H2O + 686 KKal.
energi kimia
Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi, reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm.
.


B.Ayam Goreng tidak Baik Bagi kesehatan

Mungkin anda semua tau tentang ayam goring , tapi tau kah anda kalau ayam goreng itu tidak baik bila dikonsumsi secara berlebihan, pasti sebagian dari andas menjawab tidak. Pada ayam goring ini terdapat Lemak yang tidak baik bagi kesehatan yaitu Lemak trans yg berbahaya bila dikonsumsi terlalu berlebihan.

Apa sih lemak trans itu? Lemak trans adalah lemak yang membuat lezat french fries, kentang goreng di restoran cepat saji yang disukai banyak orang. Lemak itu harus dihindari karena menurut laporan yang dibuat Harvard School of Public Health dan Wageningen University, bisa mencegah antara enam hingga 19 persen serangan jantung dan kematian yang berkait dengannya setiap tahun.

Lemak trans merupakan lemak tambahan yang dibuat saat gas hidrogen bereaksi dengan minyak, melalui proses yang dikenal dengan hidrogenasi. Proses hidrogenasi ini berfungsi untuk meningkatkan kekerasan dan stabilitas rasa dari makanan yang mengandung lemak ini.

Pengajar ilmu gizi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ratu Ayu Dewi Sartika, meraih gelar doktor di bidang epidemiologi dengan predikat cum laude. Dalam disertasinya yang dipertahankan di depan senat guru besar UI pekan kemarin, Ayu meneliti asam lemak trans sebagai penyebab penyakit jantung koroner. Ratu Ayu Dewi Sartika berhak menyandang gelar doktor dengan disertasi berjudul "Pengaruh Asupan Asam Lemak Trans terhadap Profil Lipid Darah".
Menurut Ayu, salah satu jenis asupan lemak selain asam lemak jenuh adalah asam lemak trans. Asam lemak tersebut dapat meningkatkan kolesterol low density lipoprotein (K-LDL) dan menurunkan kolesterol high density lipoprotein (K-HDL).

Ayu menyatakan, penyakit pembunuh yang sebelumnya didominasi infeksi kini telah berubah akibat gaya hidup masyarakat yang juga mengalami perubahan. Penyakit mematikan akibat penyumbatan pembuluh darah menjadi ciri penyakit modern.

"Masalah gizi di Indonesia menunjukkan adanya transisi epidemiologis," kata Ayu. Adanya transisi itu terlihat pada gaya hidup masyarakat yang lebih bersifat sedentary life style dengan pola makan yang salah.

Dalam riset doktoralnya, Ayu memaparkan asam lemak trans secara alami terdapat pada ruminansia atau yang lebih dikenal sebagai hewan memamah biak. Selain itu, asam lemak trans juga banyak terdapat pada makanan hasil proses menggoreng (deep frying) serta produk makanan jadi yang menggunakan minyak terhidrogenasi.

Merujuk riset yang dilakukan sebelumnya, Ayu menyatakan tingginya asupan lemak, dari 80 hingga 90 persen, berasal dari minyak goreng. Kontribusi tertinggi asupan lemak total dan asam lemak jenuh berasal dari makanan gorengan. Beberapa makanan gorengan yang mengandung asam lemak trans, antara lain pisang goreng, ubi goreng, kroket, tempe goreng, singkong goreng, dan ayam goreng tepung. Padahal, kata Ayu, makanan ini pada dasarnya tidak mengandung asam lemak trans.

Karena itu, dia menyatakan hal itu menjadi menarik untuk diteliti karena asam lemak trans kemungkinan berasal dari minyak goreng hasil pengulangan atau pemanasan dengan cara deep frying (suhu tinggi dan dalam jangka waktu lama). "Di Indonesia, data mengenai kadar asam lemak trans dalam makanan serta asupan lemak trans belum pernah diteliti, padahal konsumsi makanan gorengan di masyarakat cukup tinggi," ujarnya.

Sebagian besar lemak trans disintesiskan secara artifisial melewati proses kimia yang menambahkan hidrogen ke dalam minyak sayur. Dalam bahasa sederhana, itu artinya mengubah minyak cair menjadi lemak padat.

Hasilnya adalah produk murah dengan jangka penyimpanan lebih panjang dan sifatnya lebih buruk dari lemak jenuh. Sama seperti lemak jenuh, lemak trans menaikkan kadar kolesterol jahat dan akhirnya menyumbat jantung.

Ditemukan di mana sajakah lemak trans itu?
Amerika Serikat sudah mulai berperang melawan produk lemak trans. Dan ini dimanfaatkan oleh produsen makanan dengan mencantumkan label zero trans fat. Namun, jangan mudah percaya dengan label itu.

Menurut peraturan Food and Drug Administration (FDA), lemak trans tidak harus ditulis dalam kemasan jika lemak total dalam makanan kurang dari setengah gram per sajian.

Untuk benar-benar bebas dari lemak trans, jangan beli produk makanan yang mencantumkan kalimat partially hydrogenated dan shortening.

Sumber utama lemak trans :
1. Margarin
2. Makanan cepat saji. Termasuk kentang dan makanan yang serba digoreng.
3. Aneka camilan keripik
Contohnya keripik kentang, stick atau bola keju dalam kemasan kesukaan anak-anak Anda. Makanan jenis ini kaya akan lemak trans karena lemak itu berfungsi sebagai lem yang menyatukan makanan dan menyumbang rasa gurih dan nikmat.
4. Donat, muffin, pancake
Belakangan ini mungkin Anda senang beli donat. Hati-hati karena makanan ini juga merupakan sumber lemak trans yang baik.
5. Cake dan pie
Makanan jenis ini tidak hanya kaya akan gula, tetapi juga mengandung lemak trans.

Lemak trans merupakan salah satu jenis lemak yang tidak baik bagi kesehatan karena bisa mengikis kolesterol baik. Lemak ini bahkan dinyatakan berakibat lebih buruk dibandingkan lemak jenuh. Karena itu, asupan lemak jenis ini dianjurkan kurang dari 1% dari jumlah energi yang diperlukan tubuh per hari. Jumlah ini setara dengan 2-3 gram sehari.

Lemak trans lebih berisiko menyebabkan penyakit jantung dibandingkan lemak-lemak jenuh (yang sempat diyakini menjadi jenis lemak terburuk). Meskipun lemak jenuh (yang ditemukan pada mentega, keju dan daging sapi) meningkatkan kadar kolesterol total, tetapi lemak trans lebih buruk lagi yaitu menguras kolesterol baik HLD, yang membantu melindungi dari penyakit jantung.

Semakin kaku dan semakin keras lemak, maka lemak tersebut akan semakin menyumbat pembuluh darah arteri. Lemak trans melakukan hal yang sama. Seiring waktu, lemak ini bisa menghambat pembuluh darah yang berfungsi menyuplai jantung dan otak, sehingga bisa memicu serangan jantung atau stroke. Berdasarkan hasil Nurses' Health Study, lemak trans menggandakan risiko penyakit jantung pada perempuan.

Bagaimana cara membatasi asupan lemak trans? Mulailah menerapkan pola makan sehat dengan menambah asupan buah-buahan, sayuran, kedelai dan ayam serta membatasi makanan yang mengandung lemak trans. Belajarlah mengenali makanan yang kaya lemak dan lemak trans. Perhatikan label makanan sebelum membeli. Hindari makanan yang mengandung "hydrogenated or partially hydrogenated canola, soybean or cottonseed oil."


Penyakit akibat Ayam goreng
Penyakit Jantung Koroner?
Penyakit Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jarinrangan ikat, perkapuran, pembekuan darah, dll.,yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.
Beberapa faktor resiko terpenting Penyakit Jantung Koroner :
• Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi
• Kadar Kolesterol HDL rendah
• Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
• Merokok
• Diabetes Mellitus
• Kegemukan
• Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga
• Kurang olah raga
• Stress
• Memakan makanan gorengan terlalu berlebih
Bila Anda menyandang salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut diatas, Anda dianjurkan secara berkala memeriksakan kesehatan jantung Anda kepada seorang ahli. Adanya dua atau lebih faktor resiko akan berlipat kali menaikkan resiko total terhadap Penyakit Jantung Koroner.
Deteksi Penyakit Jantung Koroner
Beberapa pemeriksaan dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya Penyakit Jantung Koroner antar lain : ECG, Treadmill, Echokardiografi dan Arteriorgrafi Koroner (yang sering dikenal sebagai Kateterisasi).
Dengan pemeriksaan ECG dapat diketahui kemungkinan adanya kelainan pada jantung Anda dengan tingkat ketepatan 40%. Kemudian bila dianggap perlu Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Treadmill Echokardiografi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut kemungkinan Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Arteriografi Koroner (Kateterisasi) yang mempunyai tingkat ketepatan paling tinggi (99 - 100%) untuk memastikan apakah Anda mempunyai Penyakit Jantung koroner.
Apakah Kateterisasi Jantung?
Kateterisasi Jantung merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk memeriksa struktur serta fungsi jantung, termasuk ruang jantung, katup jantung, otot jantung, sserta pembuluh darah jantung termasuk pembuluh darah koroner, terutama untuk mendeteksi adanya pembuluh darah jantung yang tersumbat.
Prosedur tersebut dilakukan oleh Dokter Spesialis dengan menggunakan alat Angiografi. Dengan pemberian zat kontras melalui kateter, dokter dapat mengetahui secara tepat letak, luas, serta berat atau derajat penyempitan pembuluh darad koroner. Hasil akan di rekam secara jelas di dalam film atau CD (Compact Disc)


Bagaimana dengan hasil Kateterisasi Jantung?
Dokter Anda akan menjelaskan hasil film yang direkam selama tindakan dan kemungkinan pengobatan selanjutnya. Bila hasil dari film tersebut diketahui adanya penyempitan pembuluh koroner, maka dokter akan memberitahukan tindakan pengobatan selanjutnya apakah cukup dengan obat atau dengan tindakan pelebaran bagian pembuluh darah jantung yang menyempit atau tersumbat dengan menggunakan alat alat tertentu atau ditiup, Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty, di singkat PTCA atau akhir akhir ini disebut Percutaneous Coronary intervention yang disingkat PCI; atau harus dilakukan Operasi Jantung Terbuka (Open Heart Surgery) untuk memasang pembuluh darah baru menggantikan pembuluh darah jantung yang tersumbat Coronary Artery Bypass Surgery disingkat CABG.
Bagaimana dengan resiko Kateterisasi Jantung?
Dengan semakin canggihnya peralatan Angiografi dan berkembangnya teknik teknik baru, pada umumnya tindakan kateterisasi secara praktis dianggap tidak ada resiko.
Menurut data statistik dari ribuan pasien yang telah menjalankan kateterisasi di RS Medistra menunjukkan bahwa angka keberhasilannya amat tinggi, setingkat dengan yang dilakukan di Amerika Serikat.
Apa yang dimaksud dengan tindakan "Peniupan" (PTCA-PCI)?
Tindakan "peniupan" atau "balonisasi" atau "Angioplasti" bertujuan untuk melebarkan penyempitan pembuluh koroner dengan menggunakan kateter khusus yang ujungnya mempunyai balon. Balon dimasukkan dan dikembangkan tepat ditempat penyempitan pembuluh darah jantung. Dengan demikian penyempitan tersebut menjadi terbuka.
Untuk menyempurnakan hasil peniupan ini, kadang - kadang diperlukan tindakan lain yang dilakukan dalam waktu yang sama, seperti pemasangan ring atau cincin penyanggah (Stent), pengeboran kerak di dalam pembuluh darah (Rotablation) atau pengerokan kerak pembuluh darah (Directional Atherectomy).


C.Kata Pengantar

Biologi merupakan ilmu pengetahuan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep biologi akan sangat membantu anda dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan alam sekitar, tentunya dengan bantuan pemahaman anda terhadap ilmu lain, seperti Matematika, Fisika, dan Kimia.
Dengan mempelajari Biologi, Anda dapat mengenal diri sendiri dan lingkungan lebih baik. Anda akan menyadari kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan kehidupan, hewan, tumbuhan, hingga makhluk hidup satu sel yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya.
Dalam mempelajari Biologi, Anda akan di arahkan untuk mencari tahu tentang alam dan mengungkap berbagai fakta alam sekitar. Pada proses tersebut, Anda di harapkan dapat menjadi individu yang memiliki sikap jujur, objektif, ulet, kritis, dan dapat bekerja sama dengan orang lain. Dengan demikian Anda dapat menerapkan ilmu Biologi untuk menghasilkan suatu karya, menyelesaikan masalah, dan berperan serta dalam melestarikan lingkungan.
Makalah ini hadir untuk memudahkan Anda dalam memahami Biologi, khususnya pada materi tentang Metabolisme. Makalah ini disusun secara menarik dan sistematis. Dengan harapan mampu memotivasi Anda yang siap membuka diri untuk menerima segala informasi khususnya pada materi tentang Metabolisme.
Akhir kata, sungguh merupakan tindakan tepat untuk mejadikan Makalah ini sebagai panduan untuk memahami materi khususnya tentang Metabolisme. Jika ada kritik dan saran, mohon dimaklumi karena penulis masih dalam tahap pembelajaran. Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penulisan Makalah ini. Terima kasih dan selamat belajar.

Pekanbaru, November 2010

Penulis

0 komentar:

Poskan Komentar